Oksigen Bagi Jiwa

“Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.” (Amsal 16:24)

Suatu kali, dalam perjalanan Seseorang datang kepada saya dan bercerita tentang ‘penderitaan’ yang hebat yang menimpanya. Namun ketika berada dalam penderitaan akibat dari perkataan yang menyayat hatinya, ia bertemu dengan seseorang yang kemudian mendengarkan isi hatinya. Tanggapan orang tersebut cukup sederhana saja, ia hanya berkata, “Kamu BISA hadapi semua itu bersama dengan Tuhan Yesus.” Sebaris kalimat itu telah mengubah keinginannya untuk bunuh diri.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1/5 dari hidup manusia ini dihabiskan untuk bicara. Dalam satu hari kita bisa menghasilkan 50 halaman buku dari ucapan kita. Jika satu tahun diperkirakan kita bisa menghasilkan kurang lebih 132 buku @ 200 halaman. Hanya sayangnya, kebanyakan isi pembicaraan kita itu berupa kemarahan, ketidakpedulian dan ‘sampah.’

Sadarilah bahwa setiap hari, kita bisa menjadi ‘pengarang’ untuk mengisi buku kehidupan orang lain. Betapa menyedihkan sekali bila yang terjadi, justru lebih banyak perkataan yang sembrono dan menyakiti orang lain. Padahal dengan perkataan kita sebenarnya kita bisa memberikan kekuatan kepada orang lain. Justru, salah satu perbuatan kasih yang paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan memberikan kata-kata penguatan kepada orang lain.

Hal ini tidak berarti kita tidak perlu memperbaiki kesalahan orang lain namun caranya untuk mengatakan itu yang perlu. Ketika kita tahu seseorang sedang berada dalam kedukaan dan penderitaan, maka tugas kita adalah memberikan kata-kata yang lembut. Kata-kata yang lembut mengobati hati remuk. Sebab ketahuilah dorongan dan kata-kata yang menguatkan ibarat oksigen bagi jiwa, memberikan kesegaran bagi tubuh yang ‘remuk’ oleh berbagai kesulitan hidup.

“Janganlah simpan ucapan penuh kasih terhadap seseorang sampai ia mati; jangan tuliskan di batu nisannya, tetapi ucapkanlah sekarang.”


Permasalahan hidup membuat kita goyah, tetapi iman kepada Tuhan memampukan kita berdiri teguh.

0 comments:

Post a Comment

 
Yohanes 14:6b "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.